ppc

Friday, July 13, 2012

Cara Men Tune Up Mobil Anda

cara men tune-up

Tune Up Mesin (Engine Tune UP) adalah pekerjaan pemeriksaan dan perawatan mesin mobil, apakah telah terjadi perobahan kondisi mesin akibat penggunaan mobil terus-menerus, dengan kata lain Tune Up Mesin adalah tindakan untuk mengembalikan kondisi mesin mobil pada taraf kerja mesin optimal.
Sedangkan pekerjaan yang dilakukan antara lain adalah; menyetel ulang, membersihkan serta mengganti komponen yang telah rusak atau aus.
Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum men-tune up mesin adalah :
Ø Siapkan peralatan yang diperluan, tempat kerja/bengkel bersih dari kotoran sehingga komponen-komponen mesin yang dibuka dan tempatkan tidak kotor oleh debu.
Ø Kabel dari terminal baterai (accu) dilepas.
Ø Gunakan penunjang tetap , jika kenderaan didongkrak.
Ø Jangan sekali-kali mengunakan pahat dan palu untuk membuka mur baut yang memungkin mur baut tersebut lecet atau rusak.
Ø Jika menghendaki penggantian suku cadang mesin, gantilah dengan suku cadang asli.
Komponen-komponen atau bagian-bagian mesin yang harus diperiksa dalam pekerjaan tune up mesin diantaranya adalah :
a. Memeriksa sistem dan air pendingin.
b. Memeriksa Tali Kipas.
c. Memeriksa saringan udara.
d. Memeriksa baterai (accu).
e. Memeriksa oli dan saringan oli.
f. Memeriksa busi.
g. Memeriksa platina atau pengapian
h. Memeriksa cara kerja dari governor.
i. Memeriksa cara kerja percepatan vakum (vacuum advance).
j. Penyetelan celah katup.
k. Memeriksa pompa akselerasi.
l. Penyetelan putaran idle.
m. Mengukur konsentrasi CO pada ujung kanalpot.
Berikut diuraikan point-point cara kerja pemeriksaan serta penyetelan mesin atau tune up

Memeriksa Sistim dan Air Pendingin
Radiator adalah salah satu komponen pendingin mesin yang berisi air. Air pendingin adalah merupakan hal yang sangat penting diperhatikan atau diperiksa karena tidak jalannya sistem air pendingin radiator akan menyebabkan suhu mesin tinggi dan dapat mengakibatkan komponen-komponen mobil yang terbuat dari karet dan kualitas oli rusak pada akhirnya kepala selinder dapat retak atau pecah. Maka periksalah :
1. Apakah ketinggian air di dalam radiator cukup seperti yang dipersyaratkan ? Periksalah dengan membuka tutup tangki cadangan (reservoir tank) atau tutup radiator itu sendiri, dan apakah air di dalam tangki cadangan atau air di dalam radiator itu sendiri dalam tempo 3 hari mengalami kekurangan atau habis ? Kalau iya maka salah satu komponen sistem air pendingin seperti radiaotor, selang radiator, dan pompa air mungkin mengalami kebocoran, maka segera perabaiki.

Gbr. Reservoir Tank
2. Apakah air yang berada didalam radiator bersih, tanpa oli dan kotoran karatan (dengan warna kuning), kalau tidak gantilah air tersebut dengan cara mengendurkan sekrup kupu-kupu plastik yang berada dibagian bawah sisi dalam radiator atau dengan melepaskan baut kuningan di bagian depan blok mesin di bawah pompa air (water pump). Jika temperatur mesin tinggi dan air dalam radiator mengandung oli periksa, perbaiki dan atau ganti kepala selinder dan atau packing kepala selinder (kemungkinan disebabkan rusak berkarat atau retak).

Apakah air dalam radiator bersih ?
3. Apakah tutup radiator mengalami kebocoran ? Periksalah dengan menggunakan alat test tutup radiator, kebocoran pada radiator dan tutup radiator dapat disebabkan lepasnya timah penyambung atau kendurnya klem atau adanya lubang pada pipa radiator. Perbaiki atau ganti komponen-komponen yang rusak tersebut.
 

Gbr. Aliran pendingin mesin (Engine Coolant)
Thermostat
Alat ini mengatur suhu dari Engine Coolant.
Cooling Fan
Ini mempercepat aliran udara yang melalui radiator dan mengurangi efek dari radiasi panas.

Radiator
Radiator menggunakan aliran udara yang dihasilkan dari gerakan maju kendaraan untuk mengurangi suhu dari coolant yang bersirkulasi melalui mesin.

Water Pump
Water pump membuat coolant bersirkulasi melalui saluran sirkulasi dari coolant.

Reservoir Tank
Reservoir tank disediakan untuk menyimpan kelebihan coolant atau coolan yang tidak terpakai dan mengirimkan ke radiator.

Mengapa perlu mengganti LLC?
Sifat anti dari long life coolant menurun karena adanya udara dan panas mesin, sehingga kemampuan menjaga radiator dari karat menurun.
Memeriksa Tali Kipas
Kipas merupakan salah satu dari bagian sistem pendingin atau radiator yang berfungsi sebagai penggerak altenator (pengisi arus) dan pompa air untuk mengatur sirkulasi air dari mesin ke radiator dan kemudian di dinginkan oleh angin kipas dari udara luar. Tali kipas mempunyai peranan penting untuk penerus putaran dari kruk as (crank shaft) memutar kipas. Untuk itu periksalah :
1. Apakah tali kipas retak-retak bagian dalam, berbulu bagian luarnya dan telah pipih ? Jika iya, gantilah.
2. Apakah tali kipas berbunyi mendecit ? Jika iya, hilangkanlah dengan memasukkan sabun dengan sebatang lidi pada bagian sisi dan dalam yang bersinggungan pully tali kipas.
3. Apakah tali kipas kendor ? Periksalah dengan cara menekan tali kipas dengan tekanan atau beban lebih kurang 10 kg dan apabila melendut atau melentur melebihi 10mm, maka tali kipas dapat dikatakan kendor. Kalau iya, maka stel atau kencangkan tali kipas dengan melonggarkan baut-baut altenator kemudian regang atau kencangkan tali kipas dan kencangkan kembali baut-baut altenator.
.
Saringan Udara
Saringan udara pada mesin mobil berfungsi sebagai menyaring debu-debu dari udara yang masuk ke karburator dan ke ruang bakar sehingga mesin bekerja tidak terganggu. Debu yang masuk ke karburator dapat menyebabkan kerja karburator terganggu sehingga mesin mobil dapat tidak bekerja atau mogok. Debu yang lolos ke dalam ruang bakar dapat menyebabkan kerusakan dinding selinder dan ring piston serta bearing bearing (metal) crank-shaft. Maka periksalah :
Apakah saringan udara berdebu atau rusak atau ber-oli ? kalau berdebu, bersihkan dengan angin pompa/kompresor dan rusak atau ber-oli tukarlah dengan yang baru.
Memeriksa Baterai (Air accu)
Baterai (accu) merupakan sumber listrik di mobil oleh sebab itu kita harus selalu memperhatikan dan selalu merawat dan memeriksa baterra (accu) diantranya yang harus diperhatikan adalah terminal dan berat jenis air baterai (elektrolit) serta jumlah air baterai, oleh sebab itu periksalah :
  1. Apakah baut terminal positif dan negatif pada baterai terpasang kuat dan tidak berkerak ? Kalau iya kencangkan dan bersihkan kerak-kerak pada terminal tersebut.
  1. Apakah air (elektrolit) baterai (accu) cukup atau memenuhi indikator cukup seperti yang dipersyaratkan pada dinding luar baterai ? Kalau iya, maka tambahlah air (elektrolit) dengan air suling (air accu lunak).
  1. Apakah BD air baterai (elektrolit) rendah ?, BD air baterai (elektrolit) dikatakan rendah adalah muatan baterai sudah kurang , untuk memeriksa BD air baterai (elektrolit) dipergunakan alat hydrometer, kalau iya cucilah baterai dan atau tukar baterai. Karena beterai kekuatan menampung/menahan arus baterai sangat tergantung pada umur baterai. Berat Jenis baterai normal 1,25 – 1,27 pada suhu 20 derjat Celcius.
Memeriksa Baterai (Air accu)
Baterai (accu) merupakan sumber listrik di mobil oleh sebab itu kita harus selalu memperhatikan dan selalu merawat dan memeriksa baterra (accu) diantranya yang harus diperhatikan adalah terminal dan berat jenis air baterai (elektrolit) serta jumlah air baterai, oleh sebab itu periksalah :
  1. Apakah baut terminal positif dan negatif pada baterai terpasang kuat dan tidak berkerak ? Kalau iya kencangkan dan bersihkan kerak-kerak pada terminal tersebut.
  1. Apakah air (elektrolit) baterai (accu) cukup atau memenuhi indikator cukup seperti yang dipersyaratkan pada dinding luar baterai ? Kalau iya, maka tambahlah air (elektrolit) dengan air suling (air accu lunak).
  1. Apakah BD air baterai (elektrolit) rendah ?, BD air baterai (elektrolit) dikatakan rendah adalah muatan baterai sudah kurang , untuk memeriksa BD air baterai (elektrolit) dipergunakan alat hydrometer, kalau iya cucilah baterai dan atau tukar baterai. Karena beterai kekuatan menampung/menahan arus baterai sangat tergantung pada umur baterai. Berat Jenis baterai normal 1,25 – 1,27 pada suhu 20 derjat Celcius.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment